Bel rumah berbunyi dan ibu membukakan pintu. Aku sedang mengunci pintu dan mendengar ibu menanyakan sesuatu ke seseorang yang sepertinya dia kenal. "Beau, turun ke bawah, Renee mencarimu!". Dalam hati bilang, "please ma, jangan panggil saya beau ke seseorang selain keluarga, ugh!" kesalku. dia juga menyuruh gadis tetangga kami itu masuk ke rumah tapi dia menolaknya.
Aku langsung berlari menuruni tangga dengan tas dibelakangku terpontang-panting. Aku merasa aneh kenapa gadis berambut hitam panjang itu sekarang ada di depan rumahku dan anehnya mencariku. Tumben sekali, pikirku.
Dia berdiri diluar pintu rumah yang masih terbuka. Dia sangat sadar dengan kedatanganku, dan langsung menoleh kearahku yang membuatku memberhentikan langkahku di depannya, di batas pintu rumahku. "ada apa yah, Renee?" tanyaku dengan terengah-engah. Dia tidak bilang sepatah katapun dan hanya memberikan sebuah amplop coklat dengan namaku lengkap di pojok kanan amplop tertutup rapat itu.
"apa ini?" tanyaku. Dia hanya tersenyum dengan kedua mata hijaunya menatap tajam ke arahku dan memutar tubuhnya yang tinggi, tidak lebih tinggi dariku, ke arah sebaliknya. Dia berjalan meninggalkanku sambil berkata, "aku tahu kamu sedang buru2, ketemu nanti malam!"
apa maksudnya ketemu nanti malam. Dan ini semua apa, di dalam amplop coklat ini. Sesuatu tidak beres, dia sangat tidak beres tapi aku senang Renee mencariku, at least ada seseorang mencariku pagi-pagi benar. Aku langsung melangkah dan mulai berlari menuju sekolah. Dan hilang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
comments and correct it my students!!